Events | 2016-12-15 12:06:43

Rakerkesnas 2019

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menggelar Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2019 yang dilaksanakan di Tangerang, 11-13 Februari lalu. Hasilnya, Kemenkes fokus meningkatkan cakupan kesehatan semesta (UHC).

Pada tanggal 2 Februari, Rakerkesnas 2019 telah dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menekankan akan pentingnya infrastruktur dan sumber daya manusia sebagai pendorong penunjang masyarakat, dikarenakan Indonesia akan sulit bersaing dengan negara lain selama permasalahan kesahatan masih tinggi. Menurutnya, keseharan merupakan hal yang paling mendasar. Namun, Presiden tetap mengapresiasi dan berterimakasih kepada pihak-pihak yang berjuang dalam menurunkan angka stunting. Dia mengungkapkan, saat ini angkanya sudah turun ke 30%. Selain itu juga beliau meminta kepada pihak-pihak terkait seperti dinas kesehatan untuk terus menangani masalah stunting di daerahnya.

Pada 12 – 13 Februari 2019, sebanyak 1.948 orang yang terdiri dari peserta Kemenkes, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Vertikal Kemenkes, peserta Daerah (Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia), Lintas Sektor/Lintas Program, Swasta, serta organisasi masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan, berkumpul untuk melakukan rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas).

Pada Rakerkesnas 2019 topik yang dibahas terkait isu-isu kesehatan yang menjadi perhatian Kementrian Kesehatan.  Isu kesehatan di antaranya yaitu Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatal (AKN), Penyakit Tidak Menular (PTM), Stunting, Imunisasi, Tuberkulosis (TB). Selain itu, ada pula pembahasan mengenai digital health/e-health, kesiapan menghadapi bencana (pra dan post), pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan obat, JKN, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), serta Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) dan community engagement.

Dalam pameran yang mengiringi kegiatan rapat kerja nasional ini, para peserta pameran dari dunia usaha atau swasta menunjukkan dukungan mereka dengan memamerkan produk sediaan farmasi dan produk alat kesehatan dalam negeri.  Salah satu peserta pameran adalah D&V Medika yang merupakan perusahaan penyedia kebutuhan rumah sakit seperti hospital bed, delivery bed, dan lain-lain. Pada acara Rakerkesnas 2019, D&V Medika menampilkan produk manufaktur dari Indonesia dengan kode PI-308 CLS, yang memiliki 3 fungsi dilengkapi dengan sistem torque release, collapsible siderail yang kokoh, dan central lock system. Hal ini memberi kebanggaan tersendiri karena produk kesehatan yang diproduksi di negeri Indonesia dan D&V Medika merupakan sebagai salah produsen terkemuka produk-produk medis dan kesehatan telah membuktikan hal ini.
 
Source :
http://p2p.kemkes.go.id/rakerkesnas-2019-kemenkes-targetkan-untuk-tingkatkan-cakupan-kesehatan-semesta-uhc/