Press Release | 2017-03-09 16:45:02

Manufaktur Peralatan Medis Dukung Sinergi Layanan Kesehatan

Jakarta - Kesehatan, sebagai sebuah kebutuhan primer, menjadi salah satu tolok ukur dalam menilai tingkat kualitas hidup seseorang. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemkes), menyadari kondisi geografis Indonesia menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Sebagai bentuk kesadaran akan dinamika dan kompleksitas layanan kesehatan masyarakat yang terus berkembang, Kemkes memandang perlu diadakannya Rapat Kerja Nasional dan Pameran (Rakerkesnas 2017) untuk membangun sinergi di antara semua pelaku di sektor ini.

Terlebih, Investasi di sektor rumah sakit dan klinik di Indonesia terus meningkat. Hal ini seiring dengan tekad dari pemerintahan melalui sinergi dan kebijakan jaminan kesehatan untuk terus memenuhi tuntutan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Dalam Rakernas dan Pameran (Rakerkesnas 2017) yang berlangsung di Birawa Assembly Hall Bidakara, Jakarta ini, diselenggarakan forum komunikasi dan informasi antara stakeholders berbagai lintas sektor, yang melibatkan 1.787 peserta dari tingkat pusat maupun daerah.

Dukungan Dunia Usaha

Para peserta pameran dari dunia usaha atau swasta, menunjukkan dukungan mereka dengan memamerkan produk sediaan farmasi dan produk alat kesehatan dalam negeri, saat kegiatan pameran yang mengiringi Rakerkesnas 2017 ini.

Salah satu peserta pameran adalah D&V Medika, sebuah perusahaan penyedia peralatan kesehatan dan rumah sakit lokal yang didirikan di Bali pada tahun 1999.

Managing Partner D&V Medika, Vincent Lianto, mengatakan, pihaknya menampilkan produk tempat tidur rumah sakit didesain untuk ibu melahirkan.

"Produk tempat tidur dengan kode PI-4000 DB ini, dimanufaktur oleh D&V Medika untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para ibu melahirkan dan membantu dokter dan perawat dalam melaksanakan tugas mereka," kata Vincent, di Jakarta, Senin (7/3).

Tempat tidur bertenaga listrik ini, lanjut dia, dapat dikonversi dari tempat tidur menjadi unit bergerak, dan memiliki alat kendali yang dioperasikan dengan kaki, sehingga staf medis dapat menggunakan tangan mereka secara maksimal.

Tampilnya produk semacam ini, kata Vincent, tentunya memberi kebanggaan tersendiri, karena produk kesehatan yang diproduksi di negeri sendiri. "Sebagai salah produsen terkemuka produk-produk medis dan kesehatan, kami telah membuktikan hal ini," tambahnya.

Lebih lanjut Vincent mengatakan, industri layanan kesehatan dan rumah sakit di Indonesia, memiliki potensi luar biasa untuk berkembang.

"Dengan bertambahnya harapan hidup masyarakat, layanan kesehatan, rumah sakit dan layanan pencegahan gangguan kesehatan, menjadi isu penting di tengah masyarakat, terutama karena kaitannya dengan isu kesejahteraan masyarakat serta bagi perkembangan usaha dan pembangunan," tambahnya.

As seen on
Beritasatu.com